About

Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak Kami

Kontak Kami
sablon kaos surabaya

Bank Pembayaran

Bank Pembayaran
sablon Kaos surabaya

Labels

Harga Kaos Oblong

Cloud Labels

Popular Posts

Alamat Workshop Kami

Telp/SMS/WA :0857 3014 1717 Pin BB: 584D6BED Jl. Gubeng Kertajaya 7 Raya No.05 Surabaya

Gallery

Follow us on FaceBook

Hari : Senin - Sabtu Jam : 08.00 - 17.00 WIB

Kamis, 20 Oktober 2016

Kelebihan Dan Kekurangan 4 jenis Sablon Kaos

Kaos merupakan pakaian yang sangat sering digunakan untuk aktifitas sehari-hari, seiring dengan banyaknya desain kaos yang diciptakan, semakin banyak pula peminatnya. Banyak kaos yang diciptakan dengan menggunakan desain sablon, bordir dan lain-lain. Kaos sablon mempunyai beberapa cara dalam pembuatannya, yaitu dengan cara sablon manual, sablon DTG, polyflex, rubber transmax. Berikut kami akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan 4 jenis sablon kaos tersebut:

jenis sablon manual
  1. Sablon Manual

    Sablon manual merupakan cara sablon dengan menggunakan alat sederhana.
    • Kelebihan sablon manual:
              Sablon yang dihasilkan lebih awet dan lebih bagus.
              Menggunakan teknik timbul dan busa yang sama-sama memiliki kualitas bagus.
              Bisa digunakan untuk berbagai jenis kain kaos.
    • Kekurangan sablon manual:
              Proses penyablonannya membutuhkan waktu yang lama.
              Harganya relatif mahal apabila menggunakan banyak warna.
  2. DTG (Direct to Garment)

    Sablon  DTG merupakan jenis sablon kaos surabaya yang menggunakan mesin dalam proses penyablonannya.
    • Kelebihan sablon DTG:
              Mempunyai hasil print yang cukup baik karena menggunakan tinta sablon khusus DTG printing.
              Sablon lebih awet dan tahan lama dan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk pembuatannya.
              Kualitas gambar dan warna yang dihasilkan sangat bagus.
    • Kekurangan sablon DTG:
              Harga printing DTG relatif mahal
              Hasil print kurang bagus jika digunakan untuk kaos yang berwarna gelap.
              Hasil printingnya baik jika digunakan pada kain kaos yang agak kaku, sedangkan untuk kain yang lembut kurang bagus.
  3. Polyflex

    Polyflex adalah metode aplikasi desain kaos sablon dengan cara cutting dengan bahan polyfex.
    • Kelebihan polyflex:
              Sablon yang dihasilkan timbul seperti sablon plastisol.
              Cocok jika digunakan untuk desain Typhografi atau tulisan untuk menyampaikan suatu pesan.
    • Kekurangan polyflex:
              Lama proses produksinya tidak bisa ditentukan, tergantung dari banyaknya jumlah warna yang digunakan.
  4. Rubber Transmax

    Teknik sablon yang satu ini merupakan upgrade dari sablon digital sublimasi. Rubber transmax bisa dicetak pada berbagai jenis kain cotton combed, bisa membuat semua jenis desain dengan berbagai warna dan proses produksinya hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
    • Kelebihan sablon rubber transmax:
              Mempunyai banyak pilihan warna.
              Dapat digunakan untuk print kaos foto.
              Prosesnya penyablonannya tidak terlalu lama.
    • Kekurangan sablon kaos rubber transmax:
              Harga printing kaos relatif mahal.
              Daya rekat sablon kurang bagus sehingga sablon yang dihasilkan mudah pecah dan tidak tahan lama.
Demikian informasi tentang kelebihan dan kekurangan 4 jenis sablon kaos yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Kamis, 13 Oktober 2016

Brand Kaos Sablon : Pembuataan Desain Brand dengan Langkah Cerdas

Setelah Anda berhasil menemukan konsep brand kaos sablon sesuai yang diinginkan dan memenuhi kriteria. Selanjutnya, silakan mulai mendesain atau menggambarnya. Untuk pertama kali, dianjurkan membuat sketsa awal dengan penggambaran manual. Cara ini penting dilakukan untuk dijadikan dasar atau patokan dalam pembuatan secara digital. Tidak perlu bagus dalam pembuatan sketsa awalnya, yang penting keterangannya jelas. Memang bagi yang belum pernah membuatnya akan merasa kesulitan. Namun demikian, tidak ada salahnya dicoba karena berpengaruh pada hasil pembuatan brand nantinya.

konsep brand kaos sablon

Menggambar brand secara digital

Disebut digital karena proses penggambarannya menggunakan peralatan digital atau elektronik yang berbasis komputerisasi. Di dalamnya terdapat hadrware, software, serta tidak ketinggalan brainware sebagai user atau penggunanya. Untuk bisa menggambarnya, tentu saja Anda harus mampu untuk menggunakan sistem komputer tersebut yang sudah berwujud personal computer (PC), laptop, notebook, atau gadget lainnya. Lebih spesifik lagi, harus ada kemampuan untuk mengaplikasikan software pengolah grafis dalam pembuatan brand kaos sablon Surabaya.
Mulai dari desain grafis berbasis vektor atau raster bisa Anda buat, edit, dan simpan menjadi sebuah brand menarik. terserah Anda sendiri bagaimana Anda membuat dan mau seperti apa jadinya. Pasalnya, semua yang menentukan Anda sendiri dan bukan orang lain. Dengan begitu, semua ide dan konsep pembuatannya diserahkan kepada pembuatnya, dalam hal ini Anda.

Membuat beberapa desain brand

Mungkin Anda tidak puas dengan desain brand yang telah dibuat. Oleh karena itu, tidak ada salahnya membuat lebih dari satu untuk dijadikan pertimbangan. Misalnya, Anda membuat tiga desain brand untuk produk kaos sablon dengan ciri khasnya masing-masing. Pembuatannya tentu saja bertahap, apalagi Anda termasuk awam di bidang ini. Selanjutnya, silakan dipilih mana desain brand yang terbaik. Alternatif lainnya, yaitu Anda bisa mengkombinasikan dua atau tiga desain brand tersebut untuk dijadikan satu desain brand lagi yang dianggap lebih sempurna.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa pembuatan brand kaos sablon memakan waktu cukup lama. Mulai berpikir ide dan konsep hingga finishingnya. Namun, yakinlah Anda bisa membuatnya.

Brand Kaos Sablon : Mencari Ide dan Konsep Desain Brand yang Sulit Dilupakan

Brand kaos sablon menjadi sesuatu yang tidak bisa dilepaskan saat membicarakan produk fashion yang satu ini. Bukan hanya untuk kaos saja, tetapi hampir semua produk baik berwujud barang atau jasa. Sebuah brand atau juga bisa disebut label ataupun merk memang bisa dibuat, diperkenalkan, dipromosikan, dan dijual kepada masyarakat umum. Namun demikian, tidak boleh sembarangan membuat brand karena sangat berkaitan dengan masa depan dari produk itu sendiri.
Begitu juga berlaku untuk branding kaos sablon yang sekarang begitu banyak tersebar di pasaran. Di sini akan sedikit diulas tentang brand khusus kaos sablon yang dari sudut pandang produsen atau pebisnis. Bagaimana mereka dapat membuat brand yang dikenal luas masyarakat? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca informasi di bawah ini.

brand sablon kaos

Mencari ide pembuatan brand

Mudah untuk membuat brand. Namun, sulit untuk membuat brand yang original sekaligus unik dan menarik. Brand semacam itu hanya dapat dibuat dengan daya kreativitas tinggi. Selain itu, membutuhkan pengalaman berkreativitas cukup lama untuk bisa menciptakannya. Anda pun bisa membuatnya dengan cara sederhana. Asalkan brand yang dibuat memenuhi bebera kriteria tertentu.
Unik, karena sebuah brand harus original dan memunculkan sisi originalnya. Dalam arti, belum pernah ada orang atau pihak lain yang membuatnya. Mudah diingat, karena brand ada daya tarik hingga orang yang melihatnya susah melupakannya. Apalagi untuk kaos sablon di surabaya, sudah seharusnya dibuat dengan ide dan konsep yang lebih kekinian serta dekat dengan anak-muda. Pasalnya, konsumen terbanyak dari kaos sablon merupakan para anak muda atau remaja.

Proses menggabungkan dua unsur

Pencarian ide konsep pembuatan brand untuk pesan kaos sablon murah memang tidak mudah. Namun demikian, Anda jangan sampai putus asa karena kreativitas merupakan proses yang membutuhkan waktu. Semakin Anda berpikir keras maka berbanding lurus dengan hasil yang didapatkan. Silakan mencari ide kreatif dari berbagai sumber. Carilah unsur-unsur yang menarik dari banyak brand yang sudah ada. Selanjutnya, kombinasikan dengan konsep kaos sablon yang Anda miliki. Proses mengkombinasikan inilah yang tersulit karena harus dicari celah agar keduanya menyatu secara sinkron. Jika berhasil, Anda pun bisa segera membuat brand kaos sablon.

Rabu, 28 September 2016

Tips Desain 3D : Menggambar Detail dan Pilih Software yang Tepat

menggambar 3d
Tips desain 3D menjadi sesuatu yang pantas diketahui dan dipelajari. Terutama untuk Anda sekalian yang ingin mendesainnya. Nantinya desain 3D tersebut akan disablon pada permukaan kaos dengan gambar yang unik dan menarik. Berbeda dengan kaos-kaos 2D yang sudah banyak beredar di pasaran. Kaos 3D belum banyak yang menjualnya karena bersifat lebih eksklusif. Apalagi jika gambar desain yang ditampilkan sedikit berbeda atau bisa dikatakan nyeleneh. Pasalnya, desainnya terlalu rumit dan tidak semua orang dapat membuatnya.
Anda yang mungkin tertarik dengannya sudah seharusnya mengenal tips desain 3D. Dalam arti, tips pada saat proses pembuatan desain 3D tersebut. Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian di bawah ini.

Menggambar detail desainnya

Desain 3D yang mau digambar harus terkonsep dengan matang. Anda harus menentukan terlebih dulu tema desainnya. Selanjutnya, tentukan objek gambarnya seperti apa. Misalnya, gambar kaos sablon makhluk hidup seperti manusia, hewan, atau tumbuhan. Namun, ada juga gambar selain makhluk hidup yang dapat dibuat desain 3D. Langkah berikutnya, yaitu mengkonsep bentuk 3D seperti yang diinginkan. Pasalnya, efek 3D juga bisa dipilih beberapa macam, disesuaikan dengan objek gambar tersebut.
Setelah semua konsep sudah direncanakan secara matang, barulah digambar secara mendetail. Anda bisa lebih dulu mengambar sablon manual pada secarik kertas dengan keterangan secukupnya. Penggambaran manual tersebut bisa dijadikan  dasar atau patokan untuk menggambar di komputer.

Menggambar dengan software yang tepat

Sekarang, waktunya menggambar 3D dengan batasan gambar manual yang sudah dibuat. Sebelumnya, Anda juga perlu memilih software atau program komputernya. Pasalnya, penggambaran 3D membutuhkan fitur atau efek yang dibutuhkan. Dengan begitu, Anda pun harus memilih software yang memiliki efek 3D. Salah satu software pengolahan grafis 3D yang populer di tengah desainer grafis, yaitu Photoshop. Di dalamnya terdapat begitu banyak aplikasi untuk menggambar ataupun mengedit gambar berbasis raster. Tak terkecuali gambar-gambar 3D yang nanti dicetak di permukaan kaos. Lalu pertanyaannya, apakah Anda sudah menguasai software Photoshop tersebut? Jika belum, itu adalah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dulu. Demikianlah sedikit tips desain 3D dari Vido Garment.

Perbedaan Sablon Manual & Digital : Membuat Desain Vektor dan Desain Raster

membuat desain vektor
Perbedaan sablon manual sablon digital juga bisa dilihat dari gredasi warna yang dimunculkan. Sebuah kaos sablon surabaya memang memiliki desain yang berwujud gambar, tulisan, atau pernak-pernik sejenis. Itulah daya tarik utama bagi banyak orang untuk memilikinya. Jika hanya kaos polos biasa, tentu tidak menarik. Oleh karena itu, perlu dibuat desain yang unik, menarik, dan pastinya banyak disukai banyak orang. Namun demikian, cara pembuatannya harus teliti dan mendetail. Selain itu, disesuaikan dengan teknik penyablonan yang akan dipakai. Hal itu dikarenakan antara teknik manual dengan digital memiliki kemampuan masing-masing dalam mengaplikasikan desain-desain yang berhasil dibuat.
Lalu, apa perbedaan sablon manual sablon digital dari desain yang berhasil dibuat tersebut? Anda yang penasaran sebaiknya membaca informasi di bawah ini.

Desain sablon untuk teknik manual

Dalam menyablon secara manual, lebih banyak menonjolkan unsur vektornya. Dalam arti, desain tersebut berbasis data vektor yang terdiri atas titik, garis, dan polygon. Ketiga unsur itu memang dapat diaplikasikan dalam berbagai desain sablon kaos. Bahkan, tidak menutup kemungkinan sangat menarik perhatian banyak orang. Asalkan desainer grafis yang membuatnya dapat memaksimalkan kemampuan untuk bisa mewujudkannya.
Contoh dari desain sablon berbasis vektor, seperti berbagai tulisan atau gamber 2 dimensi. Desain tersebut juga tidak banyak permainan warnanya. Namun, gambar di sablonannya cukup jelas dan tegas sehingga sangat terlihat. Untuk membuat desain grafis semacam itu, biasanya para desainer mengunakan software atau program komputer yang juga untuk basis data vektor, seperti Corel Draw atau Adobe Ilustrator.

Desain sablon untuk teknik digital

Sementara untuk penyablonan secara digital, dapat mengaplikasikan desain-desain berbasis raster. Data semacam itu biasanya berwujud 3 dimensi, sehingga nyata seperti aslinya. Desain sablon digital tersebut bisa dibuat dengan bantuan software berbasis raster, seperti Photoshop. Teknik digital dengan printer khusus sablon dapat mencetak gambar-gambar raster di permukaan kaos. Memang sangat unik dan menarik, apalagi jika didasari ide pembuatan yang lebih original dan sesuai selera pasar.
Itulah sedikit pengetahuan tentang perbedaan sablon manual sablon digital berdasarkan jenis data desain dan software untuk pembuatannya. Semoga bermanfaat untuk Anda sekalian.

www.vidogarment.com

Rabu, 21 September 2016

Memahami Cetak Sablon Kaos Surabaya

Jika anda ingin memulai atau memang sedang menjalankan bisnis cetak sablon kaos sebaiknya anda mengetahui dan memahami terlebih dahulu tentang cetak sablon kaos tersebut, supaya anda lebih menguasai bisnis cetak sablon anda. Berikut kami akan menginformasikan kepada anda tentang memahami cetak sablon kaos Surabaya :

kaos sablon


Cetak sablon yaitu proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas bahan cetak seperti kayu, kertas, kaca, metal, plastik, kulit dan lain sebagainya. Wujud sederhana stensil terbuat dari bahan logam atau kertas yang dilubangi untuk menghasilkan kembali gambar ataupun hasil dari suatu desain. Selanjutnya stensil tersebut merupakan gambaran negative yang dihasilkan dari gambar asli. Pada teknik cetak sablon kaos acuan seperti stensil dapat dilakukan melalui tahap fotografi yang pada umumnya disebut dengan istilah film hand cut. Film fotografi dan emulsi stensil direkatkan pada alat penyaring / screen yang dibentangkan dalam sebuah bingkai yang terbuat dari kayu / logam yang berfungsi sebagai pemegang bagian desain. Ada saatnya sang perancang grafis melakukan tahap desain langsung ke permukaan alat penyaring / screen dengan menggunakan bahan yang disebut dengan “Tusche” dan kemudian menutup seluruh bagian sablon dengan Lem. Selanjutnya Tusche dicuci dengan bahan pelarut supaya diperoleh bagian yang bisa mengalirkan tinta ke permukaan screen.

Proses sablon kaos pada abad ke-20 mulai menggunakan screen yang terbuat dari bahan sutera yang awalnya digunakan sebagai penyaring tepung. Dari situlah istilah sablon kaos ini dikenal dengan sebutan”Silk Screen Printing” yang digunakan untuk tahapan proses cetak. Setelah itu screen yang berbahan sutera diganti dengan bahan nilon dan selanjutnya bahan polyester karena bahan sutera memiliki kekuatan yang kurang baik dan harganya cukup mahal. Sedangkan untuk keperluan cetak, alat atau benda elektronik menggunakan screen yang terbuat dari bahan logam / stainless steel. Serat kain dianyam dengan cara yang sudah ditentukan (sesuai standart) dan diproduksi dengan berbagai ukuran sesuai dengan tingkat ketebalan serat benang.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan anda bisa lebih Memahami Cetak Sablon Kaos Surabaya. Terima kasih.